-
 
KPK Dukung KPK
Cihampelas,- Kata siapa KPK cuma ada di Jakarta dan kerjanya hanya membasmi koruptor ? Di kota kembang ini terdapat juga yang namanya KPK. Namun, KPK dari Bandung ini adalah Komunitas Pecinta Kaos (KPK). Lalu apa visi dan misi KPK dari Bandung ini ?.

Menurut manager Komunitas Pecintaa Kaos (KPK), Suryadi Arga mengatakan bahwa toko pakaian yang dikelolanya ini adalah sebagai bentuk dukungan bagi lembaga pembasmi koruptor di Indonesia yang di mata Surya sedang kehilangan taringnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Lewat kaos ini saya ingin memberikan dukungan kepada lembaga negara KPK agar bisa memberantas korupsi dan koruptor sampai keakarnya," ujar Surya ketika ditemui www.bdguptodate.com di toko Komunitas Pecinta Kaos (KPK) Jalan Cihampelas, Bandung, Jawa Barat (15/10).

Dalam toko ini terdapat berbagai kaos dengan desain dan tulisan yang mengekspresikan dukungan terhadapa Komisi Pemberantasan Korupsi. Ruangan berwarna mayoritas merah dan hitam, serta jenis logo font KPK (Komunitas Pecinta Kaos) sama percis dengan warna dan jenis logo font KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

"Ibarat kita mencintai seseorang pasti kita akan menuliskannya di dinding dan dalam pikiran kita. Sama seperti saya yang sangat cinta dan mendukung lembaga pemberantas korupsi, KPK," kata Surya.

Indonesia adalah negara demokrasi yang menjamin setiap warganya agar bisa berekspresi dan mengutarakan pendapat agar Indonesia lebih baik lagi. "Konsumen yang datang ke sini kami persilahkan untuk memberikan dukungan dan komentar pada selembar kertas untuk Komisi Pemberantasan Korupsi. Tulisan pengunjung yang kami nilai positif dan membangun akan kami jadikan sebagai desain di produksi kaos kami," kata Surya.
Toko yang beralamat di jalan Cihampelas, Bandung, Jawa Barat ini berdiri tanggal 7 Oktober 2011.

Surya mengutarakan bahwa dirinya sebenarnya ingin membuka toko KPK (Komunitas Pecinta Kaos) ini tepat dengan hari jadi KPK yang sesungguhnya yaitu 29 Desember. Namun, dikarenakan sesuatu hal akhrinya toko kaos KPK ini berdiri pada tanggal 7 Oktober 2011. Apa yang dilakukan dia akui adalah tulus untuk mendukung lembaga pemberantas korupsi di Indonesia agar tetap semangat dalam memberantas korupsi tanpa rasa takut sampai ke-akar-nya agar negara Indonesia bebas dari koruptor.
 
"Jangan takut akan koruptor, karena kami rakyat Indonesia mendukung Komisi Pemberantas Korupsi,"  pungkasnya. (Wahid Arbi Sasmito)
 

Komentar Anda:


Berita lainnya:
About Us | Iklan | Kesepakatan | Redaksi |