-
 
Bandung Jual Layang-Layang Sampai Benua Eropa

Bandung,- Ribuan layang-layang produksi pengrajin tradisional Kota Bandung di ekspor ke Negeri Belanda setiap bulannya.

Sebagian besar layang-layang itu dipesan oleh warga negara Belanda keturunan Indonesia jenis layangan adu (Kite Fighter).

Menurut pedagang distributor layang-layang Bandung Bambang Prasetyo, penjualan layang-layang ke negara di benua Eropa itu disebabkan banyaknya komunitas layangan adu.

"Ya kita menjual layangan adu sesuai pesanan. Setiap bulannya rata-rata sebanyak 1000 sampai 3000 layangan kita kirim ke Belanda. Harganya dipatok Rp1500-Rp3000 perbuah," kata Bambang.

Bambang mengatakan selain layang-layang, komunitas layang-layang Belanda juga memesan benang gelasan jenis katun dan nylon.

Tetapi dari dua jenis benang gelasan yang paling digemari oleh warga Belanda yaitu jenis katun. Harganya bervariasi antara Rp80ribu sampai Rp200ribu per gulungan.

Dia menambahkan pemesanan benang gelasan layang-layang ke negara Ratu Victoria, sebanyak sepuluh dus yang berisi 10 gulungan benang gelasan yaitu sepanjang 10 yard.

Selain negara Belanda, layang-layang produksi Kota Bandung juga dijual ke negara Perancis. (Arie Nugraha)


 

Komentar Anda:


Berita lainnya:
About Us | Iklan | Kesepakatan | Redaksi |